
kepekaan sekitar…
Kepekaan sekitar…
Huh…
Kesibukan membuahkan kejenuhan.
Kadang jua peluh membasuh
Menguap aku di kendaraan,
Menandakan pikiran yang sudah berantakan..
Gelisah, gundah,
Inikah kehidupan?
Melihat insan yang menghamburkan kekayaan..
Di jalan yang sungguh sia-sia..
Seolah tak mengaktivkan indra kepekaan sekitar,
Hei kawan!
Apakah telingamu bergetar?
Apakah hatimu menangis?
Juga merasa marah..
Atau air matamu sudah mengalir?…
Banyak orang yang kelaparan bung!
Ibu hamil mati kelaparan!,
Anak kecil gantung diri karena kelaparan,
Tukang gorengan bunuh diri karena bingung cari hal untuk di
kunyah..
Balita tak hentinya menagis karena tak tahan lambung melilit..
Dan, kalian tertawa kekenyangan??!!!
Ha..ha…!
‘ayam mati di lumbung padi’??
Kutau apa perbedaan diantaranya..
Antara istilah busung lapar dan busung kenyang…
Okey..
Mengingat perkataan gue yang sok’
Entah, dan terserahlah…
Aku hanya tak tahan apabila ‘mereka’ adalah saudara atau
orang tua ku..
Yang ingin ku coba kini,
Aku tak ingin hanya diam melihat ketertindasan..
Juga,
tak lain karena aku tak bisa diam.
Semoga..
Khomeini,
(20:49 wita. Dengan penuh kemarahan dan kesedihan..)









saya juga tak ingin hanya diam melihat penindasan yang terejadi selama ini…
Revolt!!
sieppp~~~~~~!!!!!!!!!!!!!!!!!